Beranda BinKam Semarak Hari Santri 2018 Tingkat Kota dan Kabupaten Tasikmalaya

Semarak Hari Santri 2018 Tingkat Kota dan Kabupaten Tasikmalaya

157
0
BERBAGI

Setiap tanggal 22 pada bulan Oktober, bangsa Indonesia memperingatinya sebagai Hari Santri. Hari Santri diperingati secara nasional sebagai bentuk penghargaan atas kiprah dan peranan para santri dalam merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

Merujuk pada peristiwa dikeluarkannya Resolusi Jihad oleh Pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari, pada tanggal 22 Oktober 1945. Beliau  mengumumkan fatwanya yang kemudian dikenal sebagai Resolusi Jihad yang memuat seruan bahwa setiap Muslim wajib memerangi penjajah. Sehingga pejuang yang gugur dalam peperangan melawan penjajah pun dianggap mati syahid. Resolusi jihad ini dikeluarkan seiring dengan kembalinya tentara kolonial belanda yang mengatasnamakan NICA ke Indonesia yang baru merdeka beberapa bulan.

Seruan jihad ini membakar semangat para santri dan arek-arek Surabaya yang kemudian memicu terjadinya peristiwa 10 November 1945 di Surabaya yang kemudian juga diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Sebagai upaya mengenang dan menteladani nilai religius serta nilai kejuangan tersebut diatas, ribuan santri dari berbagai di wilayah Kab.Tasikmalaya melaksanakan kegiatan dalam rangka Hari Santri 2018 yang dipusatkan di Gedung Bupati Tasikmalaya. Terlihat salah satunya pada hari ini Sabtu, 20 Oktober 2018 kurang lebih 500 santri dari Kec.Sukaratu Kab.Tasikmalaya pada sekira jam 06.30 WIB telah bersiap untuk mendatangi Gedung Bupati Tasikmalaya. Dengan menggunakan 6 unit truck, 38 mobil dan 40 unit sepeda motor mereka bergerak dengan tertib dibawah kawalan anggota Polsek Sukaratu yaitu Bripka Nurdin dan Brigpol Eris.

Sementara di Kota Tasikmalaya kegiatan Hari Santri 2018 rencananya akan dipusatkan di Komplek Olah Raga Wira Dadaha pada tanggal 22 Oktober 2018. Menurut agenda terkini, direncanakan kegiatan tersebut akan dihadiri oleh Dr.KH.Ma’ruf Amin yang mana beliau saat ini merupakan salah satu Cawapres pada Pilpres 2019 mendatang.

Berbagai kesiapan telah dilaksanakan baik oleh panitia maupun pihak keamanan, mengingat massa yang akan hadir diprediksi akan cukup besar, maka pada waktunya akan dilaksakan rekayasa dan pengalihan arus lalu-lintas agar kegiatan dan mobilitas warga tetap berjalan dengan lancar.

Tahun ini tema dari Hari Santri adalah “Bersama Santri, Damailah Negeri”. Sehingga dengan tema tersebut, diharapkan kaum santri menyadari tanggung jawab yang lebih besar dalam menjaga, memelihara, dan merawat keindonesiaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here